Tuesday, July 5, 2011

My Rockbluesjazz Moment

Sorry banget, bagi gua realita itu lebih penting. Gak sekedar ngoceh basi sindir sana sini. Itu di luar jalur yang seharusnya gua jalani. Kembali ke saat dimana gua harus menjalani kehidupan, bahwa perjalanan adalah pelajaran, bukan suatu objek untuk dihina. Karena dunia ini bulat, suatu saat kehidupan terulang tanpa tau kapan. Tanpa sempat kita menyesalinya.

Kembali ke jalur gua, moment yang gua yakini, seperti kalian yang punya momen tersendiri.

Waktunya gua belajar lagi, bukan karena disuruh, atau terpaksa nih. Gua cuma pengen memperdalam vokal jazz gua. Bang Jerry, guru private gitar gua di rumah, yang masih berguru juga secara private dengan Oele Pattiselanno, legenda gitaris jazz di Indonesia, ngasih masukan untuk lebih memperdalam dan belajar vokal jazz gua di farabi pusat di dharmawangsa. Minimalnya itu, masukan yang disertai saran sangat membangun itu sangat nyaman dilakukan.

Kakak gua kemarin langsung cari informasi pendaftaran dan waktu belajar. Gua minta hari sabtu setelah les gitar, pas banget waktu ditelpon ada jam belajar di jam 1/2 2 siang ampe jam 4 sore. Waktu audisi gua besok pagi, untuk nentuin level. Semoga aja semua berjalan lancar sesuai rencana.

Sebenernya dari awal gua di Jakarta pengen punya band atau teman bermain musik di jalur Jazz dan Blues, dengan kombinasi suara rock gua. Cuma proses itu bukan sulap, tapi perjalanan yang tidak bisa diperkirakan. Tergantung gua juga sih gimana-gimananya. Gua sendiri suka dengan aliran rock semacam Jrock, suara JazzBlues ala Sandy Sandhoro. Tapi bukannya niru ya, gua juga punya karakter sendiri. Ya begini karakter gua. I'm a RockBluesJazz Man.

Berawal dari gak gampangnya cari band yang sesuai, akhirnya gua punya project sendiri, yang gua rencanain di awal tahun tepatnya bulan maret, dimana gua pengen bermusik dengan sabahat gua, siapapun itu yang mengiringi, yang bisa bermain musik dengan dewasa dan tidak egois, dengan karakter yang konsisten dan tidak berubah-ubah. Setelah berdiskusi dengan kakak gua, dan akhirnya dari beberapa nama, kita milih nama, "arul & d'companions" atau "arul dan para sahabat" sebuah nama yang gua rasa bisa mewakili tujuan perjalanan musik gua.

Dan jika ternyata dalam perjalan gua itu ada peristiwa yang masuk, tak bisa gua sesali, hanya ada beberapa yang tidak menyikapi ini dengan baik, yang membuat gua heran. Merasa lebih hebat dalam menilai orang.

Bermusik bagi gua adalah, ketika gua bisa mewakili hati gua untuk mengucapkan sesuatu dengan sederhana. Bukan mewakili keinginan tak nampak rasa egois untuk memuaskan semua pihak tanpa komitmen jelas. Musik adalah irama yang menjelaskan keadaan sebenarnya.

It's my rockbluesjazz moment.

0 comments:

Post a Comment